Bab 44 : Tanggung 101 Menit

1270 Words

Charles mengetuk pintu lalu masuk ke ruangan didampingin oleh Rudi. "Selamat pagi, Pak!" ucapnya. "Selamat pagi! Duduklah." Charles duduk di kursi lalu melihat ke arahnya. Aydan masih menatap laptop, mengamati jadwal keluar masuk karyawan selama ditinggalkannya. Charles yang penuh amarah tetap tidak berani meluapkannya saat berhadapan dengan Aydan. Aura Aydan berada di kursi direktur utama memang berbeda, berwibawa dan disegani, apalagi sikapnya juga menjadi sangat dingin. "Pak Charles, sudah berapa kali anda terlambat?" tanyanya. "Sa-saya, baru hari ini terlambat, Pak!" jawabnya. "Hari ini?" "Ya, Pak." "mengapa Bapak telat?" "Saya harus mengurus nenek saya dahulu sebelum pergi kerja." "Mmh, nenek Bapak itu tinggal di rumah?" "Ya, Pak! Dia sakit, butuh perawatan, saya yang men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD