Pukul 11 malam dan Juna belum pulang. Sabrina mondar-mandir di depan Laras. Wajahnya panik dan tidak sabar, membuat Laras ikutan panik. “Sab, Juna sedang kencan dengan Emily, tidak perlu panik begitu.” Laras mencoba menenangkan sahabatnya. “Bagaimana aku tidak panik? Juna belum pulang, Ras!” balasnya dengan nada tinggi. “Jam berapa dia pergi dengan Emily?” tanyanya dengan tatapan tidak sabar. “Aku tidak tahu, soalnya pas aku bangun Juna masih ada. Nenek Emily bilang sekitar jam 12 siang Emily ke sini.” Bukan karena Juna pergi dengan Emily, tapi instingnya mengatakan kalau sesuatu terjadi pada Juna. Sabrina gelisah, dia hendak menelpon polisi. “Juna tidak nyasar selama ada Emily, Sab.” Laras tidak menemukan sorot ketenangan sebagai balasan atas perkataannya. Sabrina masih tampak panik d

