3 bulan kemudian... Sabrina membuka toko lukisannya di pagi hari ketika aktivitas di Jalan Malioboro mulai ramai. Dia menyewa toko barunya itu dengan harga murah karena masih saudara jauh dengan pemilik toko. Kadang Sabrina menerima pesanan orang yang ingin dilukis, atau pesanan lukisan dari foto sebagai hadiah. Usahanya memang belum lancar, tapi lukisannya yang bagus dan berkarakter kuat menyebar dengan cepat di sepanjang Jalan Malioboro. Demi membantu kakaknya, Juna rela bekerja part-time. Sepulang sekolah dia menawarkan lukisannya ke siapa pun yang lewat di depannya. Turis lokal dan mancanegara adalah sasarannya, tapi Juna juga suka menawarkan lukisannya pada ibu-ibu yang baru belanja, anak sekolah, bahkan Juna pernah menawarkan kepada kakek yang sudah pikun. “Kak,” panggil Juna.
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


