Jessica melihat adanya Hansel yang berjalan ke arahnya.Seketika itu juga Jessica menjadi terdiam membisu. "Kamu ngapain di sini?" tanya lelaki itu dengan nada bicaranya yang terdengar sangat lembut. "Boleh, 'kan?" tanya Jessica pada lelaki itu sembari kembali menaikkan pistolnya agar sejajar dengan kepala Hans lagi. "Hak kamu, Jes," sahut lelaki itu yang tidak lain adalah Hansel. Jessica menangkap dengan jelas bagaimana raut jawah Hansel yang nampak merasa keberatan dengan sebuah keputusan yang diambil oleh Jessica. "Kalau Om Hansel memperbolehkan, maka aku enggak akan keberatan,' ucap Jessica. "Sel, kamu tega melihat Papa dalam bahaya begini?' tanya Hans pada Hansel, adik kembarnya. "Papa sendiri, tega membunuh satu keluarga," sahut Hansel. Hans tentu saja terdiam. Ucapan H

