Bab 22

1072 Words

Akhirnya setelah mendapatkan izin dari Reyhan hari ini aku mulai membantu Reyhan di kafe. Semua karyawan merasa aneh karena aku bekerja di kafe ini seperti mereka. Saat kafe sedang santai tiba-tiba Miko menghampiriku. "Ra lo balik kerja bukan mau awasi kita kan?" Tanya Mikom " Yaelah Miko, ngapain gue awasi lo pada"jawabku. "Ya kali aja sekarang kan lo udah jadi istri bos"cibir nya "Gue bantu-bantu disini karena gue nggak mau kalau harus teringat kejadian kemarin" Kataku sambil tersenyum "Sorry Ra gue nggak maksud bikin lo sedih" Ujarnya dengan lirih "Nah lo sih malah bikin Nara ingat lagi! "ini suara mila sambil mukul kepala miko pake kertas menu. Tingkah laku mereka lah yang bisa membuat aku tertawa dan tidak sedih karena mereka orang nya rame dan tidak mudah tersinggung. Sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD