Sebuah mobil jeep melaju di jalanan berbatu yang menanjak. Terseok membelah kerumunan lalu lalang orang. Jalanan cukup ramai dan mobil-mobil yang melintas harus berbagi jalan dengan orang-orang itu. Kanan kiri jalan adalah rumah-rumah penduduk yang banyak di gunakan sebagai kafe, toko roti, toko suvenir, toko buah dan toko bunga. Ada beberapa rumah yang menjadi toko buku ataupun toko barang antik. Mobil jeep itu melaju kian terseok sebelum akhirnya berbelok ke kanan jalan. Suasana sangat lengang di banding dengan jalanan utama tadi. Rumah-rumah terlihat sepi karena ini menjelang tengah malam. Sesaat kemudian mobil itu berhenti di depan sebuah rumah dengan pintu yang tertutup. Charles Colonna menghela napas lelah. Dia turun diikuti oleh beberapa anak buahnya. Sepatu-sepatu mereka berdera

