Dalam hati, Simi menggerutu kesal karena tadi sepanjang perjalanan, banyak orang yang menjauhinya karena bau parfumnya yang menyengat. Terkadang, ada yang terang-terangan mengatakan kalau parfumnya bau menyan, ini semua karena emaknya yang memaksanya dengan menyemprotkan parfum menyebalkan itu. Kalau saja bisa, saat ini Simi ingin menyeburkan dirinya ke dalam air agar wangi parfum itu hilang. Namun, ia tidak mungkin bisa melakukannya karena jika melakukan itu, ia akan lebih malu lagi karena datang terlambat dengan keadaan basah kuyup padahal matahari saat ini sedang terik. Mengesampingkan urusan perbauan menyan, Simi akhirnya tiba juga di lokasi yang ingin ia tuju. Simi berdiri di depan kantor milik Remix, sebelum masuk gadis itu tersenyum sambil memperhatikan perusahaan besar yang akan

