14. Marah

1146 Words

Hari pertama bekerja, Simi harus berhadapan dengan Remix. Pria itu seakan terus mengerjai Simi dengan meminta Simi melakukan hal-hal yang seharusnya bisa dilakukan sendiri, Simi benar-benar seperti seorang babu Remix saat ini. Tiap kali Simi mengeluh, maka Remix pasti akan berkata kalau ini adalah pekerjaan Simi dan tak seharusnya ia mengeluh. Remix benar-benar menyebalkan terlepas Simi menyukai pria itu, ya Simi akui kalau ia menyukai ketampanan Remix dan bukannya sikap pria itu. Namun, seharusnya ia merasa sedikit senang karena dengan begitu, ia bisa dekat-dekat dengan Remix si calon jodohnya. Tetapi menyebalkan juga jika terus diperintah dengan hal-hal remeh seperti ini, memangnya pekerjaannya hanya sekadar urusan remeh seperti ini saja? Sangat menyebalkan. "Tolong fotocopy dokumen pe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD