Bab 12 - Cemburu

1398 Words

Udara di Mansion Sagara tidak lagi terasa sejuk, kini terasa dingin dan beracun. Setelah insiden singkat di depan kamar Damian, di mana untuk pertama kalinya Damian menunjukkan bekas luka yang menjadi simbol kerapuhan emosionalnya. Satu hari penuh berlalu tanpa jejak Damian. Ruang makan yang luas terasa kosong, dan setiap suara kecil di koridor seolah diperbesar oleh ketidakhadirannya. Alisa mencoba mencari informasi dari sumber yang paling dapat diandalkan, namun paling tertutup, Leo. “Leo,” panggil Alisa, saat ia mendapati kepala pelayan itu sedang mengecek suhu di gudang anggur, sebuah rutinitas yang tampaknya tidak pernah berubah. “Apa Damian tidak akan pulang malam ini?” Leo berhenti sejenak, tatapannya yang selalu tenang kini sedikit lebih datar. “Tuan Damian sedang menyeles

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD