Bab 21 - Pesan Marco

1211 Words

Ketegangan di Mansion Sagara bersifat emosional antara Alisa dan Damian. Ketegangan itu bersifat fisik, dirasakan di setiap sudut dinding marmer, di setiap sorot lampu yang menembus malam. Sejak percakapan Damian mengenai Marco di acara amal, Alisa hidup di bawah kewaspadaan yang ditingkatkan. Ia adalah pusat badai, aset yang harus dilindungi, dan kelemahan yang harus dipertahankan. Pagi itu, ia memutuskan untuk mencari kejanggalan. Pikiran Alisa, yang diasah oleh rasa takut dan kebencian, memberitahunya bahwa Marco tidak hanya mengawasinya dari jauh. “Aku sangat sial,” umpat Alisa, dia tahu ancaman dari musuh yang menargetkannya sebagai bidak. Alisa telah menyelesaikan rutinitas paginya, setiap gerakannya dipantau oleh kamera, oleh sensor, dan oleh pandangan Leo yang tak pernah ja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD