"Harta karun ini? Bagaimana bisa kamu mengetahui ini semua ?" tanya Brian kepada Verrel. Brian tidak percaya kalau dengan apa yang dia lihat. Brin mendekati peti dan semuanya emas yang cukup banyak. Semua orang juga mendekati peti tersebut. "Anak buahku yang jadi mata-mata di tempat ini mengatakan padaku dan sekarang dia mengalihkan yang lainnya agar kita bisa masuk ke sini dan kunci ini juga dia berikan. Makanya kita bisa masuk ke sini. Sekarang bagaimana kalian ingin membawanya semua? Dan kamu sayangku, kamu suka. Dan kamu bisa anggap saja sebagai mahar dariku. Kamu suka kan dengan mahar ini ?" tanya Verrel ke Airin. Airin menatap Verrel bagaimana bisa dia katakan ini maharnya. "Modal dikit lah jadi orang. Ini bukan dari kerja kamu ini barang curian. Kamu tidak hargai sahabat aku ya

