Pagi yang indah, seindah dua insan yang tengah dimabuk cinta, Eca sudah membantu Canting yang akan mempersiapkan dirinya. Eca menyiapkan kebaya yang akan Canting kenakan di hari spesialnya ini, sementara wanita Cantik yang akan menjadi ratu sehari itu baru keluar dari kamar mandi masih mengenakan jubah mandinya. "Mbak, kok mandinya keramas?" tanya Eca melihat kepala Canting yang masih dililit handuk untuk mengeringkan rambutnya. "Lho emang kenapa?" tanya Canting sambil mengambil body lotion dan mengoleskan di tangannya. "'Kan rambutnya mau disanggul, Mbak kata Kak Lies nanti licin dan hasilnya kurang bagus," jawab Eca mengutip perkataan temannya yang berkerja sebagai make up artist yang akan merias Canting nanti. "Oh, Aku enggak tau," jawab Canting ringan sambil membuka handuk yang

