Tangan yang kokoh itu melingkari pinggang ramping milik Kayla. Sedangkan kedua tangannya berada di atas d**a bidang milik Erwin. Jika dilihat-lihat, saat ini posisi mereka begitu intim. Tidak lupa dengan pandangan mata mereka yang saling memandang satu sama lain. Sehingga Kayla harus menahan nafas. Sembari berusaha menekan debar jantungnya. Mengapa seorang montir memiliki tubuh yang begitu terawat seperti ini? Ataukah dulu Erwin Ivander merawat tubuhnya dengan baik di dalam gym? Berbagai pertanyaan memenuhi benak Kayla. Dan ia mencoba mencari jawaban atas setiap pertanyaannya di dalam mata cokelat yang sedang menatapnya juga. Membuat Kayla bertanya-tanya dalam hati, apakah yang ada dalam pikiranmu saat ini, Erwin Ivander? Sedangkan dengan jarak sedekat ini membuat Erwin mencium parfum m

