Tangan yang kokoh itu berada tepat di depan wajah Kayla yang sedang terkejut sekaligus takut. Karena bagaimana pun dia adalah seorang perempuan. Bisa saja Kayla melawan mereka dengan jurus taekwondo yang dia kuasai, tapi empat lawan satu bukanlah ide yang bagus. Jadi Kayla lebih memilih beradu mulut dengan tuyul ini daripada mengadu k*******n. Tapi siapa sangka tuyul ini hendak menggunakan k*******n pada perempuan? Raut wajah terkejut sekaligus tidak senang tampak jelas di wajah Doni. Pria botak yang menurut Erwin hanya berani menghadapi perempuan. Sama seperti dirinya dulu, pikir Erwin pahit. "b******k! Beraninya melawan Doni Suryadiningrat!" geramnya. Dihempaskannya tangan Doni hingga laki-laki itu meringis akibat cengkeraman Erwin tadi dilihat dari gerakannya yang mengusap pergelang

