45

4797 Words

Delota menutup wajah dengan kedua telapak tangan menutupi kebenaran yang ada. Terekam jelas bagaimana ekspresi Derrick ketika melihat video ciuman itu. Sungguh, aura kemarahan mampu dirasakan Delota. "Apakah kakak benar-benar menyukai Juliet? Tapi kenapa harus Juliet? Bukankah banyak wanita-wanita yang lebih cantik di luaran sana, yang...yang seumuran??" Batin Delota mencari cara supaya kakaknya menjauhi Juliet. Ditengah tenggelam dalam pikirannya, Delota dikejutkan Alvarov yang tiba-tiba muncul menepuk pundaknya. "Apa yang kamu lakukan disini sendirian?" Tegur Alvarov duduk sembari sekilas melihat bekal makanan. "Kamu makan bekal sebanyak ini sendirian?" "Tadi aku makan siang bersama kakak." Jawab lugas Delota. Bibir Alvarov pun membentuk huruf O ketika mendengar jawaban tersebut. "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD