44

1946 Words

Dari deretan bangku pojok belakang, mata Delota bak kamera cctv yang terus memantau Juliet. Sedetail mungkin ia memperhatikan Juliet yang terkadang serius mendengarkan penjelasan guru, terkadang pula tertawa kecil dengan teman sebelahnya. Hannah.          Sementara dalam benak Delota penuh tanda tanya besar tentang apa yang terjadi diantara kakaknya dan Juliet. Sangking seriusnya mengamati Juliet, Delota pun terkesiap ketika Alvarov menarik rambutnya dengan mengernyit kesakitan sembari menahan rambutnya yang ditarik itu. Dengan tatapan kesal, Delota menengok kearah Alvarov yang hanya tersenyum jahil. "What are you doing?" Kesalnya sembari melotot. "Kamu seperti gadis yang sedang jatuh cinta saja. Dari tadi tidak berhenti melihat Juliet." Goda Alvarov. Bukannya menjawab, Delota malah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD