Bab.11 Keputusan Angga

1079 Words

  Angga mengulum senyum mengingat kejadian sore tadi. Di mana dia berhasil membuat gadis itu bergetar dan bungkam, tak berani mengeluarkan kata-kata.   "Besok, aku akan menikahimu!" ujarnya.   Sebenarnya ini hanya lelucon yang dia buat. Hanya sekedar iseng, ingin tahu saja bagaimana reaksi gadis itu selanjutnya. Namun setelah mengikuti alurnya, akhirnya dia benar-benar memantapkan hatinya.   "A-apa?!" Felisha terkejut bukan main.   Matanya membulat. Debaran dalam d**a kian mengencang. Tubuhnya bergetar tiba-tiba.   Setelah sebelumnya terkejut karena dicium tiba-tiba, kini dia harus terkejut lagi dengan lamaran yang tiba-tiba pula. Sebenarnya ini tidak pantas disebut dengan lamaran. Ini lebih cocok disebut dengan perintah. Perintah yang selalu menyudutkannya.   "Gimana, kamu sudah si

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD