"Kamu nggak salah, jadiin dia sebagai istri kamu?" tanya ibunya dengan begitu sinis. Angga mengulum senyum. "Yap! Nggak ada yang salah sama sekali," ujarnya kemudian. "Dia bahkan lebih kecil dari adik bungsumu!" ejek ibunya lagi. 'Allah ... kenapa aku harus masuk dalam keluarga ini, sih? Kalau bukan demi adikku, pasti aku udah kabur dari tadi!' batin Felisha dengan begitu kesal. "Jangan liat dari fisiknya, dong, Mah. Walau kecil begini, dia lebih pintar dari adik-adikku, loh. Apalagi urusan ranjang. Iya, 'kan ... Sayang?" ujarnya, sambil melirik Felisha dengan tatapan menggoda, dan itu sukses membuat Felisha membulatkan matanya. 'Apa dia bilang, urusan ranjang? Cih, bahkan disentuh pun aku tak sudi!' batinnya memaki. Melihat istrinya tak bereaksi sedikitpun, akhirnya An

