Bab.14 Masa Lalu

1084 Words

  "Kenapa? Kau takut?" ejek Angga.   "Cuih! Sampai kapanpun tidak akan ada kata takut dalam hidupku!" ujar lelaki itu dengan katusnya.   "Bagaimana dengan ini?" Angga tersenyum licik.   Tiba-tiba ruangan yang sedari tadi gelap dan pengap, kini disinari oleh cahaya dari berbagai arah. Semua menyorot ke posisi di mana Angga terikat dan laki-laki itu berdiri.   "Sial! Maksudnya apa ini?!" teriak laki-laki itu sembari menutupi matanya dengan lengan kiri agar tak silau, sedangkan tangan kanannya tetap menodongkan pistol.   "Menurutmu?" Angga balik bertanya.   Kemudian terdengar dua kali suara peluru terlepas. Rupanya kedua peluru itu berhasil mengenai ikatan pada kedua tangan Angga, sehingga membuat kedua ikatan itu terlepas begitu saja. Angga bebas.   "Sekarang kau sudah terkepung, Bota

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD