Seminggu telah berlalu dan kini saatnya Nick dan Gyzell disibukkan dengan persiapan pernikahan mereka berdua. Hari yang dinanti-nantikan sebentar lagi akan tiba hanya tinggal menghitung minggu saja. Saat ini ke duanya sedang mengukur baju pengantin yang akan mereka kenakan di dalam acara penting dan bersejarah mereka. Selama pengukuran baju berlangsung, tidak hentinya Gyzell selalu saja memamerkan senyum di wajah ayunya. Pancaran kebahagiaan itu tergambar jelas di depan mata. Nick yang bisa melihat pancaran kebahagiaan itu pun ikut senang, di dalam hatinya selalu berjanji akan selalu mengukir senyum di wajah Gyzell seperti saat ini. “Mas, gimana kalau sama model yang ini?” Gyzell menunjukkan sebuah gaun pengantin berwarna putih dengan manik-manik yang menutupi hampir seluruh permukaan

