Chapter 58: jangan pernah beritahu dia

1238 Words

"Aira, masyaAllah, .. apa yang terjadi nak?" seru ibunya. Tari memeluk anak perempuannya itu yang baru saja ia bukakan pintu. Perempuan paruh baya itu sungguh terkejut melihat kemunculan putrinya di depan rumahnya. Anak perempuannya itu terlihat pucat, kurus dan awut-awutan. "Kamu tidak bersama Ziyad? apa suamimu lagi di Saudi?" "Aku nggak sanggup bu.. aku mau istirahat dulu di sini." "Apa yang terjadi nduuk..?" tanya Tari dengan lembut sambul memeluk anak perempuannya. "Ziyad selingkuh bu.. dan itu dengan sahabatku sendiri." "Sini-sini kita ke dalam dulu, kamu duduk dulu, ibu bikinkan minum." kata Tari sambil membantu mendorong koper Aira. Ia kemudia menaruh koper Aira di kamar yang biasa di tempati Aira dulu. Tari membiarkan anaknya itu mengikutinya, kemudian Aira duduk di tem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD