Siang itu, Naura masuk ke kamar Aira, ia berpamitan karena akan pulang ke Surabaya. Sebenarnya Naura mengajaknya ikut serta. Tapi Aira menolak karena ia berniat manggung dengan Tono. Wajah Naura terlihat begitu gembira sehingga membuat Aira sedikit penasaran, dan tak bisa menahan diri untuk tidak bertanya. “Tumben pulang, bukan liburan semesteran loh.., ada acara apa sih?” Tanya Aira. “Ada acara. Sebenarnya ini acara ayahku. Tapi aku boleh datang.” Terang Naura pada Aira. “Acara apa?” “Hmm… Gala Dinner sih. Tapi ada tamu special.” “Jangan bilang… “ kata Aira terputus, karena dengan cepat Naura menganggukkan kepalanya. Aira hanya bisa tersenyum palsu. “Serius…” katanya dengan nada terheran dan seolah ikut gembira. Naura kembali menganggukkan kepalanya. “Kalau begitu aku nggak akan g

