Sisi Lain Reza

1215 Words

Dari jauh Alma melihat Juanda terus menghisap nikotin yang dipegang di antara sela jari tengah dan telunjuk. Hatinya pilu, terlukis dari setiap air mata yang tak bisa dibendung dan tangannya meremas d**a yang terasa nyeri. Salah jika orang mengatakan lebih enak sakit gigi daripada sakit hati. Sakit gigi, jelas ada dokter yang mengobatinya, lantas sakit hati? Ke mana dokter hendak dicari? Alma tak bisa lagi berdiam diri. Dengan keteguhan hatinya, dia menyeret kakinya yang sakit menghampiri Juanda. “Jika ingin marah, lampiaskan padaku! Jangan merusak diri dengan merokok.” Alma mengumpulkan tenaga dan kepercayaan diri untuk bisa berkata seperti itu. Dia merasa bersalah, tak bisa lantang seperti sebelumnya. “Masuk! Gua lagi gak mau dengar ceramah elu.” Juanda malah menghardik. Hilang kele

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD