Kai menancapkan pisaunya di tengah-tengah sela jari dokter Sam, dokter Sam sudah berteriak merasa tangannya akan dilukai oleh Kai. Kai tersenyum smirk,Kai sangat tahu bagi seorang dokter tangan adalah aset yang paling berharga. Dokter Sam menatap Kai dengan wajah pucat. "Kenapa? Kau takut, tanganmu ini akan saya buat tidak berfungsi lagi?" tanya Kai. Kai terkekeh terdengar meremehkan. "Saya, akan membayarmu lebih mahal tapi lepaskan saya. Saya akan memberikanmu banyak uang, lebih banyak dari yang diberikan tuanmu itu." Dokter Sam mencoba memberikan penawaran pada Kai. "Berapa, yang bisa kau berikan?" tanya Kai. Dokter Sam tersenyum merasa Kai bisa disogok dengan uang. "Berapapun yang kau inginkan. Saya akan memberikanmu jumlah uang yang kau inginkan." jawab Dokter Sam. Kai menatap para

