"Ekhmm..." David berdehem melihat Alexander dan Medelenie sangat dekat. Medelenie langsung berjalan mundur dan memberikan jarak antara dirinya dan Alexander. "Kalian, tidak jadi pergi?" tanya David. Alexander menatap David, dan sesekali melirik Medelenie begitupun sebaliknya. "Kami akan pergi sekarang. Kalau begitu saya permisi, dengan membawa Medelenie." ujar Alexander. David tersenyum dan mengangguk, David suka dengan sikap Alexander yang gentle. "Silahkan, tapi tolong jaga putriku dengan baik. Dia satu-satunya harta milikku yang paling berharga." ujar David. Alexander menatap Medelenie, dan kembali menatap David. "Saya,akan menjaga Medelenie dengan baik." jawab Alexander. David menepuk-nepuk pundak Alexander. "Saya percaya padamu." ujar David. Setelah berpamitan dengan David, Alexa

