Alessandra memberikan beberapa desain gaun pengantin untuk Medelenie. Medelenie melihat desain-desainnya dengan tatapan kagum semuanya terlihat sangat indah. Alexander duduk di samping Medelenie, dan terlihat sibuk dengan ponselnya. Medelenie menatap Alexander, Alexander yang merasa ditatap menoleh. "Apa?" tanya Alexander. Medelenie menyodorkan beberapa desain yang ada ditangannya. "Mana yang paling bagus?" tanya Medelenie. Alexander menatap desain-desain yang ditangan Medelenie. "Sama saja. Pilih yang menurutmu nyaman dan bagus." ujar Alexander. Medelenie mendengus mendengar ucapan Alexander. "Tidak membantu sama sekali." gumam Medelenie dengan nada kesal. Medelenie melihat satu desain gaun pengantin yang terlihat sederhana tapi sangat indah. "Ini aku suka. Cantik tapi sederhana, da

