Medelenie masuk ke dalam butik untuk melihat gaun-gaun pengantin,saat sedang sibuk melihat gaun mana yang cocok untuk ia pakai Medelenie dihampiri oleh Theodore. Theodore menatap Medelenie yang memilih gaun pengantin. "Apa kau akan berpura-pura menikah, sekarang?" tanya Theodore dengan nada mengejek. Medelenie memejamkan matanya hari ini Medelenie merasa hari sial untuknya. “Tadi anak dan menantunya, sekarang ibunya sungguh hari yang sangat sial aku bertemu dengan mereka.” batin Medelenie. "Bibi, aku tidak ada waktu untuk meladeni omong kosongmu. Aku sangat sibuk." ujar Medelenie. Medelenie tidak ingin buang-buang tenaga untuk meladeni Theodore yang pasti akan panjang. "Sibuk? Sibuk mempersiapkan pernikahan palsu supaya kau tidak terlihat menyedihkan." ujar Theodore dengan nada mengej

