"Argh!" Rio menendang tempat sampah sesaat setelah keluar dari ruangan Bu Vina, ada Jere, Fadli dan Viki yang sudah menunggu. "Hampir aja gue di keluarin dari sekolah!" ujar Rio pada teman-temannya. "Lo juga sih, nggak ada kerjaan banget ganggu Ray sama teman-temannya," timbrung Jere diangguki Viki. "Harusnya elo belajar dari kasus Davi kemarin," timpal Fadli membuat Rio semakin kesal. "Gue nggak ganggu Ray, gue cuma kesal sama si culun! Gampang banget dekat sama Ray! Rio duduk dipagar pembatas koridor sedangkan teman-temannya hanya berdiam memandanginya. "Gue tau sesuatu tentang si culun!" ucap Rio membuat teman-temannya bingung seketika. "Itu, mereka!" tunjuk Fadli saat Rio hendak membuka mulut, perhatian Rio pun tertuju pada tepi lapangan dimana Ray dan teman-temannya sedang berja

