Motor berhenti didepan sebuah gedung perkantoran yang nampak biasa saja. Rio masuk bersama Ray menaiki tangga menuju lantai tiga hingga keduanya tiba didepan ruangan yang nampak terkunci. Rio mengambil sebuah kartu dari sakunya dan pintu terbuka. Betapa terkejutnya Ray mendapati seisi ruangan yang terlihat seperti tempat berlatih angkatan bersenjata. "Ini serius!?" tanya Ray tak percaya menatap beberapa pistol yang tertata rapi dimeja khusus. "Keren nggak?" kekeh Rio garing. "Sumpah!" Ray masih terkagum-kagum sampai tak menyadari dua orang pria menghampiri mereka. "Tuan," panggil salah satu pria namun langsung dihentikan oleh Rio sebelum Ray menyadari keberadaan mereka. Dua pria itu pun pergi sesuai perintah Rio. "Ini keren banget!" Ray menatap Rio dengan berbinar kemudian mendekati

