"Ica, bangun!!" seru Faris menggoyangkan bahu adiknya. "Ca, May sama Kay udah didepan, ayo bangun!" Ray membuka mata, kecupan sang kakak mendarat dikeningnya. "Ngantuk!!" keluh Ray menarik selimut untuk menutupi sekujur tubuhnya. Faris geleng-geleng kepala kemudian membuka pintu, ternyata May dan Kay sudah berada didepan kamar. "Ca, abang duluan ya." Ucap Faris menatap Ray yang masih tidur. Gumaman kecil terdengar dari gadis itu. "May, Kay. Kalau belum sarapan, minta sama bibi," tutur Faris diakhiri senyum kecil kemudian pergi menuju kamarnya. "Lah, belum bangun juga? Udah jam berapa nih?" cakap Kay lalu duduk di tepi kasur sembari membangunkan Ray. "Demi apa!? Ray punya video game keluaran terbaru!?" kaget May memperlihatkan sebuah DVD pada Kay. "Parah, gue aja belum dikasih iji

