"N-Nadia...? Kamu ngapain di sini?" tanya Rey menghampirinya. "Mancing," jawab Nadia asal. "M-mancing? T-tapi kan di sini bukan laut," sahut Rey, pura-pura bodoh. Nadia memutar bola mata dengan malas, "Ngga usah pura-pura bodoh, deh! Cuma anak d***u doang yang bakalan bener-bener percaya kalo gue mau mancing di tempat kayak gini!" deliknya. "T-terus kalo gitu kamu ngapain di sini?" tanya Rey mengulangi pertanyaannya. "Lo ngapain di sini? Ngikutin gue? Iya?" Bukannya menjawab, Nadia malah balik bertanya. Rey menggeleng seraya menunjuk ke arah pintu kost-nya, "A-aku tinggal di situ," jawabnya membantah tuduhan yang Nadia lontarkan. "Lo tinggal di situ? Sejak kapan?" "B-baru-baru ini." Nadia terdengar menghela nafasnya, "Hoi, anak baru. Gue ngga tau kenapa lo lakuin itu, tapi bisa ng

