Seminggu setelah mengalami hari yang tidak menyenangkan, moodku sudah kembali seperti semula. Aku sudah bisa menikmati banyak hal tanpa takut dan gemetar lagi. Tama juga mengajakku menemui psikiater agar aku tidak jatuh ke dalam trauma yang berkepanjangan. Suamiku yang satu ini memang sangat luar biasa. Hanya saja, dia itu tipikal manusia mendadak. Itu satu-satunya hal yang tidak aku sukai. Beberapa bulan terakhir ini, dia selalu mengabariku atau mengajakku pergi diwaktu mepet. Sama seperti sekarang. Dia mengajakku menghadiri pesta yang mana pesta itu akan dilangsungkan dalam dua jam kedepan, tapi dia baru memberitahuku dua menit yang lalu. Meski aku bukan tipikal wanita yang heboh, tetap saja aku membutuhkan persiapan agar tidak berpenampilan terlalu sederhana. Aku tidak akan mencoreng n

