bc

It's okey,i'll save you Anna

book_age18+
1
FOLLOW
1K
READ
brave
confident
drama
bxg
city
coming of age
slice of life
weak to strong
love at the first sight
prostitute
like
intro-logo
Blurb

kisah seorang gadis muda bernama Anna yang memiliki hidup yang kelam,yang suatu hari secarabtak sengaja bertemu dengan laki laki penyanyi jalanan yang sudah berumur kepala tiga di subway,siapa sangka Anna jatuh cinta pada pria tersebut.

chap-preview
Free preview
the day we meet.
8:30 pm,france. Tak tak tak. Suara tapak kaki di malam yang dingin di Prancis.Anna baru saja kembali dari pekerjaan freelance nya. "Haishhh,aku sudah terlambat sebelum 'Madam' marah". DING DING "annonce,perjalanan di jam 8:40 pm akan di batalkan akibat badai salju,attention s'il vous plaît, merci. Anna lari sekencang yang dia bisa,sesampai di stasiun ternyata kereta terakhir menuju tempat tinggal nya tidak jadi berangkat. "Madam akan membunuhku hiks"isak Anna sembari memeluk dirinya sendiri. Cuaca sedang sangat tidak bersahabat,salju turun semakin deras. Jalanan prancis yang biasanya semakin ramai saat malam mendadak kehilangan keramaiannya karna badai salju. Anna berjalan lesu mencari tempat berteduh. karna sangat tidak memungkinkan untuk menyewa motel walau dengan harga murah sekalipun. Saat Anna membersihkan pakaiannya dari salju,Anna melihat seorang laki laki menggunakan syal merah maroon di lapisi dengan coat abu abu. Anna berhenti sejenak mendengarkan pria itu bernyanyi dengan gitarnya. Anna terkejut saat dia sadar kalau lagu yang di nyanyikan laki laki itu adalah lagu kesukaannya "let it be"-the beatless. When i find myself in times of trouble Mother mary comes to me, Speaking words of wisdom, let it be. And in my hour of darkness. She is standing right in front of me Speaking words of wisdom, let it be Let it be, let it be Let it be, let it be Whisper words of wisdom let it be -the beatless Tanpa sadar Anna sudah berdiri disana selama 5 menit,memandangi pria itu bernyanyi dengan suara yang terkesan berat namun sangat tenang. Anna memberikan tepuk tangannya sembari tersenyum manis. "Woahhhh suara anda sangat luar biasa mr"sanjung Anna sembari tersenyum manis. Pria tersebut menatap Anna dengan tatapan hangat. " Thank you"ucap pria tersebut sembari menyinggungkan senyumnya. Anna yang tersadar kalau dia dalam masalah karna tidak bisa pulang karna pemberangkatan nya di batalkan langsung kebingungan. Raut wajah yang tadinya gembira berubah menjadi khawatir. Nampaknya lelaki itu sadar dengan perasaan Anna. "Ada apa nona?sepertinya anda tidak terlihat baik baik saja" Kata laki laki tersebut sedikit mendekat. "A-ahh itu,pemberangkatan kereta di batalkan karna badai salju,aku terpaksa harus menunggu sampai kereta kembali di buka"kata Anna menunduk. " Kalau anda berkenan anda boleh bermalam di tempat saya,tempatnya tidak terlalu jauh dari sini"senyum pria tersebut. Anna menggelengkan kepalanya "Sa-saya tidak mengenal anda mr" Kata Anna sedikit waspada "Kalau begitu siapa nama nona jika saya boleh tau?" Senyumnya "Ahh i-itu... Anna" Ucap Anna ragu Pria itu tersenyum,sembari mungulurkan tangan "Panggil saya Albert nona" Anna menyambut tangan tersebut sedikit ragu. "Bagaimana?apakah nona ingin ikut saya pulang atau diam disini dengan kemungkinan paling buruk di culik dan di jual sebagai bu-" Belum selesai pria itu bicara Anna memotong pria tersebut. "Cu-cukupp-- baiklah aku ikut-" Anna berhenti berkata lalu menunjuk pria tersebut. "Tuan harus berjanji untuk tidak melakukan sesuatu kepada saya!" Kata Anna tegas. Lelaki itu diam beberapa saat,dan tanpa di duga lelaki itu malah tertawa. "Hahaha-- Nona saya tidak mungkin memangsa gadis kecil seperti kamu" "Lagipula saya hanya ingin menolong, karna seperti yang anda tau tempat ini rawan dengan kasus penculikan dan perjual belian anak di bawah umur" Katanya Lelaki itu mulai mengemas barang barangnya. Anna yang mau tidak mau harus mengikuti pria tersebut karna taruhannya adalah nyawa. Lelaki itu mulai berjalan keluar stasiun, Anna mengikuti pria tersebut. Anna tau hal yang dia lakukan cukup berbahaya karna Anna bahkan tidak tahu siapa pria ini, tapi setidaknya lebih baik dari pada berada di koran dengan berjudulkan 'missing girl' sangat tidak lucu. "A-anu,tapi apa yang kau lakukan saat badai saju dan malam seperti ini di stasiun?" Ucap Anna berusaha mencairkan suasana. Albert menatap kearah Anna sekilas,"tidak ada hanya mencari uang sampingan". "Ahhh baiklah..." Angguk Anna. seolah dia mengerti maksud tuan tersebut. Albert berjalan memasuki jalanan sempit yang bahkan kendaraan seperti mobil tidak cukup. Mereka berjalan sekitar 15 menit dari metro untuk sampai kesini,Albert memasuki sebuah apartemen tingkat yang mana bangunan depannya yang lusuh hampir tidak layak untuk menjadi tempat tinggal. Albert membuka kunci kamar apartemennya. "Silahkan masuk nona" Senyumnya Anna masuk ke dalam apartemen tersebut. Namun ketika masuk ke dalam apartemen tersebut, tempat ini tidak terlalu buruk. Di dalam masih terdapat kamar mandi,dapur walau ukurannya sangat kecil,dan ruang tidur. Anna kaget saat mencium bau serta tumpukan sampah yang tergeletak di sekujur ruangan. "Oh my god,Mr kamar anda sangat berantakan sekali! Ini tidak bisa di biarkan!" Kata Anna menggebu-gebu. "Bagaimana anda bisa membiarkan banyak sampah di tempat ini!,oh ng god,apakah anda tidur bersama sampah sampah ini?! " Sambung Anna. Albert hanya menggaruk tekuknya sembari tertawa kikuk,"ahh aku lupa aku membiarkan ini semua di kamar ku hahaha,maaf nona" Anna yang tangannya sudah gatal ingin membereskan semua inipun mulai berkata kepada Albert,"tuan dimana tempat anda menyimpan alat bersih bersih?" "Ahhh kalau itu saya biasanya meminjam kesebelah" Kata Albert dengan senyum kikuknya "Astagaaa" Anna menggelengkan kepalanya Anna yang tidak tahan dengan tempat yang tidak ada kerapihan ini mulai mengangkat sampah sampah dan menempatkannya pada satu plastik sampah. "Huftt.. Sekarang aku butuh kain" Anna sembari mengusap keningnya Albert mengambilkan kain berwarna putih lusuh. Anna mengambil kain itu lalu membasuh kain tersebut dengan air. Anna membasuh setiap lantai dengan kain tersebut dengan telaten. "Hufftt.. Akhirnya bersih" Kata Anna bangga dengan pekerjaannya Albert yang merasa tidak enak karna niat awalnya ingin membantu bukan memperbudak Anna pun hanya menggaruk tekuknya. "Ahh, merci Anna"senyum Albert. Kruyukkk.. Kruyukkk.. " Ehehehehe" Perut Anna berbunyi lumayan keras sampai albert bisa mendengarnya. "Ahh sorry nona saya lupa anda pasti sangat lapar" Kata Albert Albert pun membuka lemari pendingin nya, tampaknya hanya ada bahan makanan yang sangat tidak layak. "Ahh saya lupa membeli bahan makanan baru" Anna pun melihat isi lemari pendingin tersebut,"ahh aku masih bisa mengolah ini tenang saja "senyum Anna Anna mengumpulkan bahan makanan tersebut di meja,ada keju yang lumayan banyak,roti,jagung,beberapa sayuran,tepung,dan susu. Anna mulai mengambil air ke panci lalu meletakannya di atas kompor yang menyala. Sembari menunggu air mendidih Anna memperhatikan seluruh ruangan albert. Mata Anna tertuju pada meja kerja Albert,Albert menyimpan banyak sekali buku,seperti nya albert suka karangan fiksi ilmiah. Saat Anna asik membolak balik sebuah buku,tiba tiba ada secarik foto yang terjatuh dari halaman buku tersebut. Anna memungut foto tersebut. Tanpa di sadari Albert sudah ada di belakang Anna. "Sedang melihat apa? " Kata Albert. Anna pun terkejut lalu menyelipkan foto tersebut kedalam buku tadi. "Ahh bukan apa apa hanya melihat lihat" Anna mencoba memberi alasan. Albert hanya tersenyum,ternyata masakan yang tadi sudah matang Anna tadi meminta tolong Albert untuk memasukan bahan bahan tadi ketika air sudah mendidih. Mereka pun makan bersama di meja kecil,Albert tersenyum. Anna yang menyadari itu melihat Albert bingung. "Ada apa mr?"tanya Anna Albert hanya menggeleng. "Lalu kenapa mr tersenyum?" Albert pun kali ini menjawab "Hanya merasa ruangan ini sedikit hangat kembali"senyumnya Selesai makan mereka pun mulai berencana tidur,Anna sudah mulai mengantuk kepalanya mulai terasa berat. " Hoaammm..."Anna menguap pertanda Anna benar benar butuh istirahat. "Nona bisa menggunakan ranjang saya,saya akan tidur di sofa"Kata Albert sembari tersenyum. Anna pun naik ke ranjang,lalu mulai terlelap,dia tidak terlalu takut dengan Albert ntah kenapa dia merasa hatinya sedikit hangat. . . . . . . "I feel little warm when i meet you"-Albert Tbc.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Sold to the Alpha

read
757.5K
bc

The Alpha's Abused Mate

read
1.2M
bc

Desert Heat (Complete) (Book 1 to Desert Series)

read
1.4M
bc

Innocent Little Runt

read
580.9K
bc

Desert Nightmare (Book 3 to Desert Series)

read
1.2M
bc

Littles Academy

read
52.7K
bc

My Miracle Luna (Complete)

read
12.4M

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook