Pukul enam pagi Akbar sampai di sebuah pesantren yang cukup terpencil. Akbar sempat meragu, benarkah Rima ada di sini? Pesantren ini sangat terpencil dan jarang sekali orang mengetahuinya. Saat Akbar bertanya ke beberapa orang di perjalanan, tak semuanya mengetahui pesantren ini. Akbar menuruni mobil dan ia melihat beberapa orang berlalu lalang melakukan aktivitas masing-masing. Pesantren ini tak begitu luas, ada ladang sederhana, mesjid dan beberapa bangunan lainnya. Di sini pun terlihat mayoritasnya umum, bukan santri santri muda yang sedang mengemban ilmu di kebanyakan pesantren. Ini malah seperti pemukiman warga. Setelah puas menatap sekeliling, Akbar berjalan menghampiri para pria yang sedang berjalan menuju ladang. Ia bertanya mengenai Rima, tetapi o

