Hari weekend ini Akbar sengaja tak pergi kemana-mana. Ia sengaja memilih untuk tetap di rumah dan menikmati suasana bersama anak dan istrinya. Sebenarnya weekend ini ada kegiatan di divisinya bersama Kanaya juga untuk makan bersama di rumah salah satu temannya. Tetapi kata-kata Edwin kemarin bagaikan cambuk untuk dirinya sampai Akbar tak mampu mengenyahkannya dari pikirannya. Akbar baru saja menuruni tangga dengan sudah segar memakai pakaian rumahan. Ia melihat Hulya tengah asyik menonton televisi dengan memegang boneka kesayangannya. “Hai sayang,” sapa Akbar mengambil duduk di samping Hulya dengan mengusap kepalanya lembut. “Abi tidak bekerja?” tanya Hulya dengan polos membuat Akbar tersenyum masam. Kapan terakhir ia menghabiskan weekend di ruma

