* * Hari yang ditunggu Disa pun tiba, sedari pagi Angga sudah ribut memakai beskap mini yang akan ia gunakan untuk pernikahan Onty dan omnya. Sedangkan sang Bunda disibukan dengan pakaian yang akan dipakai oleh pengantinnya. Aira memang merancang khusus gaun pengantin yang akan digunakan oleh sahabatnya itu. ''Bunda!!'' Bocah kecil yang sedari tadi sudah ribut dengan atribut miliknya, kembali berulah. Angga mencoba mengancingkan beskap hitam yang sesuai dengan tubuhnya. Tetapi masih belum bisa terpasang dengan baik, dan hal itu membuatnya menggerutu sambil menarik-narik kebaya milik Bundanya. ''Sebentar sayang Bunda masih repot, Angga bermain dulu ya.'' Kata Aira sambil mengancingkan kebaya pada tubuh Disa yang sudah terkekeh geli melihat Angga yang masih setia dengan kancing yang

