Albi menghela nafas. Ia membuka pagar rumah Lia dengan perlahan dan masuk ke dalam secara diam-diam dengan langkah yang perlahan. Dia tidak ingin cewek yang sedang duduk di ayunan itu terganggu dengan kehadirannya. "Lia," panggil Albi. Cewek yang duduk di ayunan itu pun merasa terpanggil dan menoleh. Albi tersenyum. Ternyata dia tidak salah orang. Cewek itu memanglah Lia. Cewek itu sedang main ayunan. “Al ___” Lia berucap. Albi berjalan menghampiri Lia. “Lo kemana aja?" tanyanya saat dia telah di dekat Lia sambil mengayun ayunan Lia. "Gue abis nganterin mama ke bandara," jawab Lia tak bersemangat. "Mama lo pergi kemana emangnya?" "Pergi ke Solo." "Ngapain ke sana?" "Jenguk nenek gue. Dia sedang sakit keras." "Emm gitu. Semoga nenek lo cepat sembuh ya.” “Aammin. Makasih doanya.”

