"Lia, lo kemana sih?" "Apa Bara menculik lo? " "Handphone lo gak aktif lagi, bikin gue tambah khawatir sama lo." "Rumah lo kosong." "Gue harus cari lo kemana lagi?" Albi semakin bertambah panik. Sekolah sampai sepi, dia tetap menunggu Lia. Namun, batang hidung cewek itu juga tidak muncul-muncul. Kabar tentang keberadaan Lia pun tetap tidak ada. Sampai Albi berdiri berjam-jam di depan gerbang sekolah. Hanya untuk menanyakan satu persatu ke teman-teman sekolahnya, apa ada yang melihat Lia? Tapi, tidak ada satupun yang melihat. "Lia, lo dimana?" "Gue takut terjadi sesuatu sama lo," ucap Albi bertanya-tanya pada dirinya. “Al,” sapa Bianca yang tidak sengaja bertemu Albi di depan gerbang sekolah. “Bi, lo udah tau kabar Lia?” tanya Albi antusias. Bianca me

