Bab 18. Saat Tifa Marah Pada Arda

1526 Words

Author POV "Pedang lo nggak fungsi sama cewek." Arda membenarkan dengan anggukan kepala. "Trus, kalau sama ... cowok, gimana? Apa selama ini lo main anggar sama makhluk sejenis elo?" Kalimat tanya yang lolos dari bibir Tifa tak urung membuat Arda terbelalak. Kelopak mata pria itu terbuka lebar, dan bola matanya hampir saja lepas dari tempatnya. Arda tak pernah menyangka akan mendapatkan pertanyaan seperti itu dari Tifa. Sekalipun Tifa tahu dia memiliki masalah karena tidak bisa terangsang dengan perempuan, akan tetapi, tidak pernah sekalipun Tifa mempertanyakan hal tersebut sebelumnya. Memang benar Tifa pernah menyebutnya gai karena tidak bisa turn on di malam pertama mereka, namun ia berhasil berkilah dengan menceritakan tentang trauma pada seorang perempuan. Tentang mantan kekasihn

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD