Entah keberuntungan atau emang kebetulan, setelah berkeliling hampir seharian akhirnya dia menemukan rumah yang di jual di ujung jalan dekat sekali dengan jalan sepi yang tidak pernah dilalui orang-orang. Jalan yang selalu dilaluinya dulu hingga akhirnya bertemu dengan Kynar. Richo turun dari motornya lalu mengecek keadaan rumah. Rumah sederhana yang tampak masih terlihat kekar dan rapi, ada beberapa rumah lainnya juga toko-toko. Daerah yang tidak terlalu sepi, tapi berada di ujung jalan. Di gerbang rumah itu ada nomor yang harus dihubungi, Richo segera mencatatnya. Setelah melihat-lihat dari luar, dipastikan jika tampak dari depan atau teras rumah rumah ini tidak ada cela sedikit pun. Masih rapi dan bagus sekali. Selesai melihat keadaan rumah. Dia pun bergegas hendak pulang karena h

