Ayah

1626 Words

Richo POV Sesuai pesanan Kynar, sore ini aku membeli oleh-oleh pesanannya dahulu sebelum pulang ke rumah. Gak apa-apa lah bahagiain istri- eh maksudnya Kynar. Kenapa sih nih hati suka salah ucap.  Lama menunggu pesanan sate selesai, aku langsung menuju gerobak martabak agar bisa mengefesiensi waktu. Lumayan sore ini tidak terlalu mengantri. Setelah dapat semua. Aku pun bergegas pulang.  Ku pacu sepeda motorku dengan kecepatan sedang. Semilir angin sore di kota kecil selalu menjadi favoritku ketika pulang dari bekerja. Sedikit mampu menghilangkan rasa penat akibat seharian bekerja.  Akhirnya aku pun sampai di rumah. Keadaan rumah lebih ramai sejak keberadaan Kynar disini. Ku buka sepatu lalu di taruh di rak yang berada di teras. Lalu mengucapkan salam sembari masuk ke dalam rumah.  "Wa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD