Setidaknya Miranda akan dihukum

1471 Words

Terdengar ada yang mengetuk pintu dengan keras, aku yang tadinya mulai terlelap terpaksa bangun dan membuka pintu. "Mau ngapain?!" tanyaku ketus. Ternyata Tiara yang mengetuk pintu kamarku malam-malam, wajah anak itu sepertinya habis menangis, terlihat sembab tapi ada kilatan amarah di matanya. "Bener-bener lu ya, apa maksudnya lu upload Poto mama gua hah?!" bentak Tiara sambil memukul pintu. Seketika mataku yang mengantuk langsung terbuka lebar, setelah terancam diusir dari rumah ini rupanya ia tak ada takutnya membuat masalah. "Ga ada maksud, cuma ngasih tahu sama orang-orang kalau Tante gue ga bunuh diri, tapi dibunuh sama nyokap lu, kenapa?" Aku tersenyum puas. "Rese lu ya, awas gua bakal bales perbuatan lu ini!" Ia menunjuk wajahku penuh amarah. "Gue juga bakal usir lu dari rum

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD