SEASON 2 (BAB 7)

1023 Words

Kaki Shilla telah diobati, Aji menghembuskan napas lega. Gadis dihadapannya ini ceroboh tak hilang-hilang. Ia baru teringat jika dia tengah video call tadi, dengan cepat melihat ke arah handphone yang telah mati. "Haduh, baterainya segala habis," keluh Aji lalu mendaratkan b****g di kursi kebesaran. "Pasti Maura mengerti, dia tak akan marah," gumam Aji pelan menyakinkan hatinya. "Kenapa Mas, berbicara sendiri? Sudah gila ya," seru Shilla disertai tawa kala mendapatkan tatapan tajam Aji. "Santuy, Mas. Maaf Shilla jadi ngerepotin deh," ucap gadis itu lalu bahagia karena rencananya berhasil, tak sia-sia menyakiti diri sendiri. "Kamu memang selalu merepotkan," tutur Aji membuat Shilla memasukan bibir cemberut. "Sudah, kamu diam di sana! Mas harus segera mengerjakan pekerjaan, Mas," per

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD