Maura tergesa-gesa menuju rumah sakit, bahkan Aji ikut. Wanita itu langsung menerobos masuk ke ruangan, menatap anaknya yang berbaring. Delia yang melihat Maura cepat melebarkan tangan dan memeluk sang Bunda. "Bunda ... badan Lia gatel semua," lapor Delia menunjukan badan yang merah-merah. Maura mengusap punggung anaknya lalu melepaskan pelukkan dan membuat kepala Delia mendongak. Air mata terus terurai di pelupuk gadis kecil itu, Ibu mana tidak merasa sedih. Tatapan Maura langsung beralih menatap Hamdan dan Mawar yang menunduk. "Apakah kamu lupa jika anakmu alergi udang, ha!" geram Maura menatap murka ke arah Hamdan. "Maaf, Mbak. Mawar tidak tau jika Delia alergi udang, Mas Hamdan tak salah. Dia saat itu tidak ada di rumah," jelas Mawar membuat Maura semakin membulatkan mata larena

