Hari ini Bella jadi tidak merasa kesepian. Itu semua berkat Edward yang dengan suka rela mau menemaninya. Bahkan ia mengantar Bella sampai rumah menggunakan mobil miliknya. “Terimakasih Bang, sudah mau menamaniku..” Kata Bella melalui jendela Mobil yang sengaja Edward buka. Edward melemparkan senyuman, “Kalau begitu Bang Ed pulang ya, jaga keponakanku itu. Jangan membuatnya sulit karena ulahmu yang keras kepala.” Bella mengerucutkan bibirnya. “Memangnya aku kenapa?” “Contohnya seperti tadi. Berjalan-jalan seorang diri, kalau tiba-tiba ia lahir dijalan bagaimana? Berarti kau membuat keponakanku itu sulit,” Kata Edward, diakhiri tawaan yang menggelegar. Bella masih mengerucutkan bibirnya. “Aku bercanda,” “Aku pulang ya.” Edward menyalankan mesin mobilnya, kemudian pergi dari depan ru

