Apa yang terfikir bila permintaan anak tidak terwujud? Ya, mereka akan membalasnya dengan sebuah tangisan, tangisan yang akan membuat semua orang akan merasa Iba kepadanya. "Hiksss,,Deo mau pelmen..." Seperti Balita kecil ini, ia terus mengeluarkan Rengekan yang tak henti-henti. Beribu cara telah dilakukan agar Balita ini memahami apa yang dilarang oleh Bundanya. Tapi, Tetap saja ia tetap pada pendiriannya. "Deo mau pelmen, undaa." Rengeknya lagi. "Deo sayang, Permen tidak baik untuk kesehatan gigi Deo. Kalau nanti Gigi Deo rusak bagaimana? Nanti banyak ulat-ulat yang menyukai gigi Deo." "Deo tau Ulatkan?" Ucap Sang Bunda selembut mungkin. Anaknya ini mengangguk dengan ekpresi sedih "Ulat celamm..." "Nah iya, ulat menyeramkan itu nanti memakan gigi Deo, gigi Deo nanti berlubang, Deo

