"Daniel..." Suara yang menyebutkan namanya dan juga sedikit terdengar lenguhan terus melekat pada fikiran Daniel yang tengah terlelap tidur. Daniel membuka matanya, kepalanya terasa pusing. Dan s**t! Suara itu kenapa sangat menggairahkan untuknya. Daniel memijat pelipisnya saat pening dikepalanya benar-benar ia rasakan. Sampai akhirnya ia terkejut melihat tubuhnya sendiri bahkan membulatkan matanya dengan lebar saat melihat tubuhnya kini yang sama sekali tidak memakai sehelai benangpun, hanya selimut saja yang menutupi tubuhnya. "Apa yang aku lakukan semalam.." Gumam Daniel dan meencoba untuk mengingat apa yang telah ia lakukan. Namun kepalanya yang terasa sangat sakit membuat ia tidak bisa berfikir lebih dalam. Daniel pun memilih untuk tidak memaksakan ingatannya tentang semalam. Ia

