Tampak, seorang wanita menghela napas panjang. Semua anak-anaknya sudah berangkat ke sekolah dengan diantar oleh Erland. Pria yang kini telah sampai di rumah. Erland keluar dari mobil dengan wajah kusut. Ia menatap tajam istrinya yang tengah bersama pria lain di depan sana. "Mas sebentar ya, saya mau samperin suami saya dulu." Eleana berpamitan. Wanita itu melangkah menuju suaminya yang bersedekap d**a sambil menyandar pada mobilnya. "Kau mengantarkan anak-anak sampai di sekolah, 'kan?" tanyanya merasa curiga. Pasalnya, mereka belum lama pergi. Hanya dalam waktu lima menit, pria tersebut sudah kembali. Erland menatap tajam istrinya yang tengah membenarkan posisi menggendong putri kecil mereka. "Kenapa? Kau tidak suka aku kembali dengan cepat, karena kau tak bisa berlama-lama berduaan

