bc

Mendadak Jadi Mommy

book_age16+
880
FOLLOW
3.1K
READ
revenge
reincarnation/transmigration
HE
system
heir/heiress
drama
bxg
mystery
soul-swap
selfish
like
intro-logo
Blurb

"Sumpah! Gimana bisa gue ada di dunia halu kek gini, ya, Tuhan!! Manalagi gue punya banyak anak! Aarrgghhh!! Jaga ponakan aja gue ogah, lah ini, gue harus ngurus anak dan semuanya laki-laki?!! Belum lagi, gue lagi ngisi!! Hikssss... Ellen.... Tolongin gue..."

***

Masuk ke dalam novel online yang dibaca oleh sahabatnya adalah kemustahilan bagi Eleana, namun hal yang menimpanya adalah kenyataan. Rasanya, Eleana ingin menangis setelah tersadar jika dirinya menjadi tokoh utama wanita yang dijadikan pabrik pembuatan anak oleh suaminya sendiri, yang tak lain adalah tokoh utama pria. Selain itu, ia harus berhadapan dengan lima anak yang selama ini selalu disiksa oleh tokoh utama wanita yang saat ini ditempatinya. Bayang-bayang tentang rencana pembunuhan yang akan menimpanya ketika usia anak pertamanya tujuh belas tahun, membuat Eleana bertekad menjadi seorang ibu yang baik dalam mengurus anak-anaknya. Akankah, tekadnya berhasil menaklukkan lima orang anak laki-laki yang memiliki rasa trauma di dalam diri masing-masing terhadap dirinya??

chap-preview
Free preview
Prolog
Sepanjang perjalanan menuju restoran, gadis berambut panjang itu terus berusaha menahan kesabarannya. Dia adalah Eleana Ellery Elenora. Eleana memiliki satu orang sahabat yang bernama Ellen. Gadis yang sangat menyukai novel online. Sampai-sampai, Eleana merasa bosan mendengar review dari setiap novel yang dibaca oleh sahabatnya. Dari sekian banyak review novel, hanya ada satu novel yang tidak disukai oleh Eleana, yaitu novel yang saat ini tengah direview langsung oleh Ellen. "Pokoknya, El, ceritanya itu seru banget. Tokoh utama cowoknya itu bener-bener nggak waras. Masa iya, istrinya dijadiin pabrik pembuatan anak. Nih, dengerin baik-baik, ya! Jadi tuh, si Erland balik ke rumah cuma buat hamilin istrinya doang. Terus, abis itu dia pergi dalam waktu yang nggak ditentukan! Terus, si Eira yang lama-lama capek sendiri jadinya mulai siksa anak-anaknya!!" cerocos Ellen yang tampak begitu bersemangat menceritakan isi novel tersebut. Ellen menggoyang-goyangkan lengan Eleana dan menatapnya lekat. "Semua anaknya itu laki-laki, El! Manalagi, ganteng-ganteng! Si penulis emang nggak nanggung buat pembacanya jatuh cinta sama tokoh-tokoh di novel 'Jangan Hamili Aku Lagi!'" "Tunggu, maksud lo?" tanyanya mengerutkan kening bingung. Eleana yang semula mengabaikan, seketika menjadi penasaran ketika mendengar jika tokoh utama pria muncul hanya untuk menghamili tokoh utama wanita. Sungguh, ia merasa tak habis pikir pada penulis yang tega membuat alur novel yang seperti itu. "Iya, El. Terus, karena frustasi si Eira semakin menjadi. Dia terus siksa anak-anaknya. Sampai benih-benih benci itu tumbuh di hati mereka. Dan di saat anak pertamanya berusia tujuh belas tahun, dia mulai merencanakan pembunuhan terhadap ibunya sendiri!" jelas Ellen seraya memegang lengannya. Eleana menatap lekat manik mata sahabatnya. "Sampe segitunya, Len?" Ellen mengangguk. "Ya iyalah! Mana ada kakak yang tega ngeliat adik-adiknya disiksa oleh ibunya sendiri. Jadi tuh, si Edzard namanya, dia mencoba melindungi adik-adiknya atau merelakan dirinya yang menjalani hukuman, dan siksaan dari si Eira. Tapi Eira nggak ngebiarin. Dia tetep siksa anak-anaknya sama rata. Suer deh, gue gedeg banget sama si Eira. Untung si Edzard kuat. Dia mampu bertahan dan melindungi adik-adiknya." "Nggak waras tuh, penulis novel!" umpat Eleana merasa tidak terima atas penyiksaan terhadap anak-anak yang tidak berdosa itu. Tiba di restoran, mereka pun menempati meja yang tersisa. Eleana mengalah, ia memesan makanan dan minuman. Sementara Ellen, gadis itu terlihat sedang melanjutkan membaca komentar-komentar dari novel yang tadi di review. Eleana mengetahuinya, karena tak sengaja membaca komentar yang menyebutkan salah satu nama tokoh yang tadi disebutkan oleh sahabatnya. "Len, gue ke toilet, ya. Dadakan mules ini," pamit Eleana berlari ke arah toilet. "Oke, jangan lama-lama ya, El!" teriak Ellen pada sahabatnya yang telah menjauh. Ia terhanyut dalam membaca komentar dari setiap bab novel yang sangat menguras emosinya. Eleana memegang dinding yang dingin sebagai penopangnya. Ia sudah tidak kuat menahan rasa mulas di perutnya. Saat pintu toilet terbuka dan gadis berambut sebahu itu keluar, ia langsung menerobos masuk. Setelah selesai, Eleana memutuskan untuk berada di toilet lebih lama ketika rasa pusing menyerangnya. Inilah akibat jika dirinya terlambat makan. Namun, rasa pusing yang dirasakannya seperti berbeda. Samar-samar, ia melihat sebuah cahaya terang yang muncul di depannya. Eleana merasa tubuhnya tertarik, kemudian kegelapan pun menyelimutinya.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

TETANGGA SOK KAYA

read
52.2K
bc

Takdir Tak Bisa Dipilih

read
10.3K
bc

(Bukan) Istri Simpanan

read
51.4K
bc

Setelah Tujuh Belas Tahun Dibuang CEO

read
1.2K
bc

Jodohku Dosen Galak

read
31.1K
bc

Kusangka Sopir, Rupanya CEO

read
35.8K
bc

Pacar Pura-pura Bu Dokter

read
3.2K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook