Eleana menatap tajam anak sulungnya yang menunduk. "Jelaskan, mengapa mereka bisa basah kuyup seperti ini, Bang?" Dengan suara lirih, Edzard menceritakan semua yang terjadi. Eleana yang mendengarnya merasa tak habis pikir. Ia melarang anak-anaknya untuk bermain di sungai, tetapi tak ada seorang pun yang mendengar larangannya. "Untuk kali ini, Mommy maafkan kalian. Sekarang, kalian pulang!" tandas Eleana pada mereka. Ezra melempar kaos yang masih basah itu ke wajah adik kembarnya, membuat Eleana murka. Wanita itu menjewer telinga putra keduanya. Ezra tak mengaduh kesakitan, justru melayangkan tatapan tajam ke arah adik kembarnya. "Siapa yang mengajarimu bersikap tidak sopan seperti itu, Ez? Cepat, minta maaf pada adikmu!" cetus Eleana melepaskan jewerannya. Ia tak sungguh menjewer t

